Sebuah akun TikTok dengan nama id streetstyleposer menceritakan pengalamannya dalam berbelanja sebuah tas Louis Vuitton. Ketika beliau mengunjungi toko retail dari Louis Vuitton, beliau sempat dibiarkan menunggu, dan tiba-tiba seorang pelayannya datang menghampiri dengan langsung membawakan tasnya. Padahal sangat jarang sebuah brand mewah bisa lupa dengan bagaimana men-service customernya.
@streetstyleposer##stitch with @jimmymaio Treat them mean, keep them keen ##luxuryfashion ##shopping ##LouisVuittonBag♬ original sound – StreetStylePoser
Retail Rejection Strategy
Merupakan sebuah bentuk social rejection yang diterapkan oleh luxury brands, dimana customer diperlakukan secara kurang/ tidak baik oleh sales associate dengan tujuan untuk meningkatkan ‘desire to buy’ customer. Dengan begitu, customer menjadi kesal sehingga mereka ingin ‘membuktikan bahwa mereka mampus membelinya kepada pelayan toko.
Kalau kita lihat dari kacamata customer, apa pandangan Founders mengenai strategi Retail Rejaction ini? Jika memang cara Retail Rejaction ini bsia berhasil, menurut Founders apakah dampak yang dirasakan oleh customer yaitu negative emotions itu dapat diberlakukan secara terus-menerus? Apakah customer akan datang kembali untuk membeli produk Founders ketika kita menggunakan strategi?


