Dalam suatu perusahaan maupun organisasi, jika terdapat hal atau perlakuan yang tidak adil dan tidak etis secara legal, siapapun bebas untuk melaporkan. Pelapor tersebut yang disebut sebagai whistleblower. Apa Itu whistleblower dan apakah seorang whistleblower sama dengan seorang ‘tukang cepu’, yuk kita simak bersama!
Whistleblower
Whistleblower merupakan seseorang yang mengungkap/ melaporkan aktivitas ilegal yang terjadi dalam sebuah organisasi maupun perusahaan. Contohnya seperti kasus korupsi, dapat berupa karyawan perusahaan, supplier, client, serta stakeholder lainnya.
Whistleblower terdiri dari 2 kata yaitu, whistle dan blower.
Whistle: Peluit, sebuah alat yang digunakan untuk memberi peringatan/ tanda untuk waspada.
Blower: Peniup, mengacu kepada orang yang memberi peringatan dengan meniup peluit.
Jenis – Jenis Whistleblowing
1. Whistleblowing Internal
Terjadi ketika seseorang melaporkan penyimpangan/ aktivitas ilegal yang terjadi kepada pihak internal perusahaan. Minim resiko, tetapi memiliki kemungkinan perusahaan tidak menindaklanjuti laporan yang diterima.
2. Whistleblowing Eksternal
Terjadi ketika seseorang melaporkan penyimpangan/ aktivitas ilegal yang terjadi kepada pihak di luar perusahaan. Contohnya seperti: pemerintah, polisi, dan lainnya. Jika sudah menyangkut aparat dan pemerintahan, pasti resiko yang diterima juga jauh lebih besar.
LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/ Jasa Pemerintah) merupakan salah satu website mengenai whistleblowing yang dapat menjadi sarana atau wadah untuk masyarakat Indonesia dapat mengadukan hal ‘kecurangan’ yang terlihat dan hal lainnya yang dilakukan oleh pegawai LKPP dengan identitas pelapor yang akan sangat dijaga privasinya.
Famous Whistleblower

Source: whistleblowers.org
Sherron Watkins, sempat menjabat sebagai Wakil Presiden dari Enron, Sherron Watkins mencurigai adanya skandal akuntansi di perusahaan dan melaporkan kepada Kenneth Lay, CEO Enron saat itu.

Source: brandeis.edu
Setiap orang memiliki pandangan yang berbeda terhadap istilah whistleblower. Menurut Founders, apakah seorang whistleblower lebih terlihat sebagai seorang ‘tukang cepu’ atau lebih kepada pejuang etis?


