Gucci Gaming Academy resmi menjadi akademi esports pertama yang dibangun oleh luxury brand.
Untuk membangun akademi ini, Gucci bekerjasama dengan FACEIT. FACEIT sendiri merupakan platform gaming kompetitif terbesar di dunia dengan memiliki lebih dari 26 juta gamer.
Gucci Gaming Academy ini juga bekerjasama dengan World Health Organization (WHO). apa hubungannya dengan WHO?
WHO ini nantinya akan menjadi pelopor dan penjaga mental health pada akademi ini. WHO akan menyediakan expert dan dukungan untuk mental health para gamer dengan menyediakan:
- Psikologis untuk konsultasi terkait beberapa topik seperti stress, teamwork dan lainnya
- Akses untuk Gucci Educational platform yang akan mengajarkan tentang kontrak pemain dan personal branding
- Pelatih profesional yang akan membimbing para pemain untuk menjadi lebih baik sembari mempertahankan pola pikir yang sehat.
Program Gucci Gaming Academy ini telah dimulai dengan mengirimkan 4 pemainnya ke FACEIT Pro League (FPL) untuk berkompetisi pada game CS:GO.
Untuk dapat bergabung dengan akademi ini nantinya akan dilakukan proses seleksi dan proses interview . Proses seleksinya adalah berdasarkan performa para pemain dalam permainan.
Setelah itu akan diadakan interview yang tujuannya untuk menilai faktor-faktor seperti kepribadian, soft skill cara pemain menghadapi tantangan.
Baca juga: Payung Gucci x Adidas Seharga Rp 24 Juta Tidak Waterproof!


