Bukan rahasia lagi kalau es krim adalah pencuci mulut favorit semua orang. Rasanya yang manis, dingin, dan lembut membuat semua orang dari berbagai kalangan, baik anak-anak maupun orang dewasa sangat menikmatinya. Usut punya usut, terdapat salah satu ‘rumah’ yang menjual es krim di kawasan Karawaci, Tangerang dengan teknik marketing yang aneh nih Founders!
Berdiri sejak 2008, Es Krim Om Karawaci berhasil mengumpulkan berbagai pujian dan penilaian positif karena rasanya yang tidak hanya enak, tetapi juga harganya yang affordable dan transaksi pembelian yang unik. Es Krim Om Karawaci terletak di Jalan Gunung Pelangi Nomor 106 Taman Diponegoro, Lippo Karawaci. Tanpa ada plang, merek, ataupun nomor telepon, es krim ini dapat sold out dalam waktu sekejap!

Source: pergikuliner.com
Berdasarkan pengalaman dari para pelanggan, es krim yang disusun dalam kulkas dipajang di ruang depan rumah tersebut tanpa ada yang melayani. Uniknya, Si Om yang terkesan sangat percaya dengan pelanggannya, hanya menyediakan kantong yang berisi uang untuk kembalian, dan pelanggan dapat mengambil sendiri kembalian sesuai yang dibutuhkan. Bak kantin kejujuran, hal tersebut sangat jarang ditemukan di zaman sekarang sehingga dapat menjadi nilai tambah untuk para pelanggan. Diketahui bahwa Es Krim Om Karawaci tidak pernah melakukan kegiatan promosi atau ikut serta dalam acara-acara seperti bazaar.
Lantas, bagaimana es krim tersebut diketahui banyak orang?
Sebagian besar dikarenakan strategi word of mouth dan perasaan Fear Of Missing Out (FOMO). Word of mouth adalah sebuah strategi pemasaran yang mempromosikan sebuah barang atau jasa dari mulut ke mulut, dari satu orang ke orang lainnya tanpa adanya paksaan. Tanpa sadar, tiap pembeli yang puas dengan Es Krim Om akan membantu brand menyebarkan informasi mengenai produk tersebut melalui media sosial dikarenakan minat mereka terhadap produk tersebut tercermin dalam dialog sehari-harinya. Es krim yang hanya diproduksi dalam skala kecil ini membuat para pembeli harus berlomba-lomba ‘siapa cepat, dia dapat’ yang menghasilkan adanya perasaan FOMO.
Setelah mengetahui bahwa Es Krim Om sangat terbatas, maka hal ini akan menimbulkan sense of urgency untuk segera membeli. Beberapa dari pembeli juga sangat tertarik untuk membeli Es Krim Om, bukan hanya karena rasanya, tapi juga perasaan saat membeli seperti gambling, karena adanya kemungkinan bahwa es krim sudah habis.
Baca juga: RM Vegetarian Kharisma Memberikan Makan Gratis Bagi Pasien Isoman!

Comments 1