Siapa di sini yang kalau mendengar nama minuman Sprite, yang terbayang pertama adalah botol berwarna hijau dengan label “Sprite” pada sisinya.
Soft drink yang tidak memiliki warna ini memang memiliki ciri khas botol berwarna hijau, entah itu botol plastik maupun botol kaca yang biasanya kita temui pada restoran atau abang penjual minuman di depan sekolah yang selalu kita datangi pada saat jam pulang sekolah.
Namun sayangnya, kita harus say good bye pada botol hijau ikonik tersebut. Setelah 60 tahun menggunakan botol berwarna hijau, Sprite memutuskan untuk menggantinya menjadi botol plastik transparan. Alasannya adalah untuk kesehatan lingkungan.
Botol plastik hijau khas Sprite ini ternyata mengandung polietilena tereftalat (PET) berwarna hijau, sebuah zat aditif yang tidak bisa didaur ulang menjadi botol plastik yang baru. Tentunya fakta ini bertolak belakang dengan kebijakan perusahaan yang mau mengurangi limbah plastik.
Sementara untuk botol plastik PET transparan dapat didaur ulang menjadi botol plastik baru.
Perubahan packaging menjadi botol transparan ini dimulai dari tanggal 1 Agustus pada market Amerika Serikat dan Kanada, dan rencananya pada akhir tahun ini akan ada 70 lebih market yang mengadaptasi perubahan ini juga.
Tapi jangan khawatir Founders, kalau mau beli Sprite di supermarket tetap gampang kok mencarinya, label Sprite yang menempel pada botolnya akan tetap menggunakan warna emerald green khasnya ini!
Baca juga: Kara Goldin CEO of Hint Water Dulu Sempat Diremehkan Coca-Cola Berujung Sukses


