Indomie adalah makanan sejuta umat, namun biasanya mereka terpecah menjadi dua tim, tim mie goreng dan tim mie kuah. Nah, founders tim mana nih? Selain adanya dua tim tersebut, Indomie juga bisa dibagi menjadi tim indomie warkop atau tim indomie rumahan. Sampai sekarang, salah satu misteri yang masih tidak bisa dipecahkan adalah kenapa Indomie warkop lebih enak daripada masak sendiri?
Menurut orang-orang yang sering menikmati Indomie warkop, pemilik warkop tidak hanya memakai bumbu Indomie tetapi juga menambah bumbu atau saus khusus yang diracik mereka sendiri. Selain itu, mereka juga sering menambah bawang goreng ataupun sayur hijau untuk menambah cita rasa. Tidak lupa tambahan micin dan gorengan yang membuat Indomie warkop semakin maknyus! Banyak yang percaya bahwa keahlian dan pengalaman sang abang juga membuat rasanya menjadi lebih berbeda. Yang dilakukan warkop Indomie adalah value added, penambahan nilai yang membuat produk lebih berharga.
Apa itu value added?
Menurut Investopedia, value added adalah penambahan nilai atau harga terhadap suatu produk untuk mendapatkan keuntungan dari biaya yang harus dibayarkan untuk memproses produk tersebut. Akan tetapi, nilai tambah ini tidak selalu dalam bentuk harga, value added juga bisa dideskripsikan sebagai nilai ekonomi yang ditambahkan pada sebuah produk atau jasa yang ditawarkan pada konsumen. Penambahan nilai pada warkop Indomie adalah cita rasa yang unik dari racikan khusus dan lauk-pauk yang ditawarkan. Selain itu, warkop Indomie juga menawarkan kemudahan. Bagi orang yang tidak ingin ribet masak sendiri ataupun cuci piring di rumah, mereka lebih memilih untuk makan di luar. Oleh karena itu, warkop Indomie ramai pelanggan walaupun hanya menjual Indomie yang bisa di masak di rumah. So founders, pada saat menikmati Indomie warkop sembari melihat cara masak sang abang, bisa saja berguna pada saat #stayathome.


