Dunia sepak bola tengah heboh dengan Cristiano Ronaldo yang resmi kembali ke Manchester United. CR7 menandatangani kontrak dua tahun untuk periode keduanya di Manchester United, dengan opsi satu tahun. Menjadi pemain dengan bayaran tertinggi di Liga Premier, Ronaldo akan mendapatkan bayaran sekitar 480 ribu poundsterling atau sekitar Rp 9,4 miliar per pekan di United. Manchester United sendiri adalah salah satu klub sepak bola paling populer dan menguntungkan di dunia. Nah founders, sudah pada tahu siapa pemilik dan juga pemegang saham terbesar di Manchester United? Dia adalah Malcolm Glazer.
Malcolm Glazer lahir dari orang tua asal Lithuania di Rochester, New York pada tahun 1928. Ketika dia masih remaja, sang ayah, seorang pegadaian dan juga tukang reparasi jam tangan, meninggal. Sebagai anak tertua dari tujuh bersaudara, dia menghidupi keluarganya dengan menjual jam tangan. Hal ini menyebabkan Glazer putus sekolah dan membuka toko reparasi jam tangan di daerah pangkalan militer. Setelah pangkalan ditutup, ia berkembang menjadi investasi real estat di dupleks, bangunan komersial di Rochester dan akhirnya memiliki real estat komersial di seluruh Amerika. Ia juga membeli Bank Nasional Savannah, fasilitas perawatan kesehatan, stasiun televisi dan mendirikan First Allied Corporation, sebuah perusahaan induk untuk berbagai usahanya. Glazer memiliki portofolio investasi yang beragam, termasuk peralatan layanan makanan, kemasan makanan dan persediaan makanan, protein laut, penyiaran, perawatan kesehatan, properti, perbankan, gas alam dan minyak, Internet, saham, dan tentunya bidang olahraga.
Menurut New York Times, Glazer mencoba untuk mendapat kepemilikan di bidang olahraga selama beberapa tahun sebelum berhasil membeli klub NFL, Tampa Bay Buccaneers. Dalam delapan tahun, Buccaneers menjadi Juara Super Bowl. Dua tahun setelah itu, Glazer memperluas kerajaan olahraganya dengan perlahan-lahan mengakuisisi kepemilikan United yang seharga £790m dengan membeli saham United pada tahun 2003 dan 2005. Setelah kematian Glazer, keluarganya memiliki 90% saham di klub yang dibagi rata di antara enam anak Glazer.
Kesuksesan Malcolm Glazer adalah bukti bahwa orang yang berani mencoba hal baru dan siap menghadapi apapun yang akan terjadi di depannya bisa mencapai impiannya. Ia adalah seorang penjual jam tangan yang putus sekolah, tetapi dengan impian nya yang besar, ia berani untuk mencoba dan mengambil risiko. So founders, apakah kalian ingin menjadi the next Malcolm Glazer?


