Menarik perhatian konsumen tidak melulu harus tentang konten yang serius lho Founders! Terkadang, konten yang ‘receh’ juga dapat memberikan dampak terhadap sisi emosional konsumen dan hal-hal relatable dengan konsumen juga menjadi cara untuk menyita perhatian publik atau dapat juga disebut sebagai social listening.
Social Listening
Social listening merupakan kegiatan untuk mendengarkan apa yang kalian lakukan di internet dan media sosial dimana konsumen dapat memberikan ‘feedback’ dengan tujuan mengetahui produk, brand, kompetitor, dan tren yang sedang terjadi.
Fungsi Social Listening
1. Analisis strategi bisnis
2. Ide konten marketing
3. Product development yang disesuaikan dengan tren
4.Meningkatkan customer experience
Lalu, bagaimana cara berinteraksi dengan audiens di media sosial dengan dikaitkan dengan kegiatan social listening?
1. Buat hubungan emosional (menghibur, seru)
2. Disesuaikan dengan norma sosial yang berlaku: transparan, kekeluargaan, kejujuran
3. Berkreasi bersama customer (ajak customer untuk berpartisipasi seperti, polling atau diskusi)
4. Visual yang baik
5. Humor
So Founders, yuk mulai untuk membuat aktivitas di media sosial kalian yang relate dengan customer! Mana tahu dapat meningkatkan engagement, awareness, dan lainnya!
Baca juga: Optimasi Instagram Stories untuk Engagement yang Lebih Baik!


