Seiring berkembangnya zaman dan teknologi, perusahaan otomotif pun mulai masuk ke dunia inovasi dengan terobosan terbaru. Salah satunya itu brand Tesla. Siapa yang tidak tahu mobil listrik yang diidamkan banyak orang terutama para pecinta otomotif karena selain menawarkan teknologi yang canggih, Tesla juga dirancang untuk ramah lingkungan karena tidak memakai bahan bakar yang bisa menyebabkan polusi udara.
Namun dalam dunia bisnis mau di bidang apapun itu pasti ada namanya persaingan antar kompetitor. Brand dapat dikenal dan menarik perhatian konsumen jika brand tersebut memiliki advertising dan branding yang kuat. Nah Founders, sementara Volkswagen, Ford, GM, Toyota, dan BMW menghabiskan sampai $25B+ untuk advertising setiap tahun, tahukah kalian bahwa sebenarnya untuk kegiatan advertising Tesla tidak mengeluarkan budget sepeser pun?
First, why doesn’t Tesla advertise?@elonmusk rather put that money towards creating a stellar product.
And he does.
Then his marketing tactics kick things up a notch.
Here’s his take: pic.twitter.com/QMTGzBVIhg
— Alex Garcia 🔍 (@alexgarcia_atx) April 22, 2021
Meskipun iklan dengan budget 0, Tesla justru membuktikan bahwa Tesla berhasil menjadi brand tertinggi dalam pencarian Google di Amerika Serikat dan dinobatkan menjadi “The Most Valuable American Automaker”.
Jadi, apa strategi Tesla?
1. CEO Personal Branding
Elon Musk sebagai CEO dari Tesla aktif di Twitter dengan jumlah 51.8M followers, mulai dari:
- Memes
- Kontroversi
- Crypto
- Teasers
- Big News & Updates
Ternyata hal ini sudah direncanakan dengan divisi Public Relation mereka, yang memilih twitter @elonmusk untuk menjadi channel komunikasi utama Tesla.
2. Newsletter
Dibanding menggunakan sosial media dengan target yang luas dan algoritma yang berbeda-beda, Tesla memilih untuk mengirimkan newsletter kepada audiens yang ada di mailing listnya.
3. Referral Programs
“One Customer Should Generate Three” – Elon Musk
The power of WOM (Word of Mouth). Salah satu program yang ditawarkan seperti ‘Get $1K and friend gets $1K off’. Siapa yang tidak tergiur dengan nominalnya?
4. Events, Hype & Virality
Mulai dari:
- Cyber Truck Broken Glass: Saat demonstrasi kekuatan dari kaca Cyber Truck di hari peluncuran, (tanpa) disengaja kaca dari Cyber Truck pecah. = Autoviral.
- Space X Launch: Elon Musk meluncurkan Tesla Roadster dengan gimmick diterbangkan dengan roket ke bulan.
Kalau dikaitkan dengan event-event diatas, sesuai sekali ya Founders dengan target market Tesla yang experiencers atau menyukai hal-hal baru yang unik.
So Founders, untuk seluruh kegiatan pemasaran dan periklanan, jangan takut untuk mengexplore lebih jauh dan lebih dalam mana tahu akan ada inspirasi dan ide yang tidak terduga seperti Tesla ini! Tanpa budget saja, Tesla bisa dikenal bahkan menjadi mobil idaman masa depan. Yuk semangat agar brand kalian bisa menjadi idaman masa depan berikutnya!


