Teman Startup Logo
  • Login
  • Register
  • Account
  • Logout
  • Home
  • Articles
    • Branding
    • Business
    • Community
    • Finance
    • Legal
    • Marketing
    • Tax
    • Technology
  • About Us
  • TS Business
  • TS Club
No Result
View All Result
Teman Startup Logo
  • Home
  • Articles
    • Branding
    • Business
    • Community
    • Finance
    • Legal
    • Marketing
    • Tax
    • Technology
  • About Us
  • TS Business
  • TS Club
No Result
View All Result
Teman Startup Logo

Belajar Bisnis Dari Emily in Paris Season 2!

by Teman Startup
December 24, 2021
in Business, Marketing
Reading Time: 4 min
0
Home Business
Share on FacebookShare on Twitter

Emily in Paris season 2 sudah rilis tanggal 23 Desember 2021 kemarin di platform streaming Netflix dengan jumlah 10 episode. Selain jalan cerita yang semakin seru dan menarik, juga terdapat beberapa pelajaran khususnya dalam hal marketing yang dapat dipetik melalui series ini lho Founders!

1. Pierre Cadault x Rimowa

Belajar Bisnis Dari Emily in Paris Season 2!Produk kolaborasi antara Pierre Cadault x Rimowa merupakan perpaduan antara Rimowa Classic Luggage dengan Motif wajah dari Pierre Cadault. Produk ini hampir gagal dirilis oleh Pierre karena merasa bahwa dirinya sudah terlalu tua dan tidak terlihat bagus. 

Tetapi, Savoir Agency tidak melihat itu sebagai hal yang jelek, melainkan mereka mengatakan bahwa brand image ini akan menjadi Selling Power dari produk kolaborasi kali ini. “Women look to you to make them feel good about themselves. Don’t underestimate the power you have to do that.”

Perlu dicatat, ketika kalian membuat suatu produk, terutama yang tergolong  luxury brand, sangatlah penting untuk memperhatikan brand image yang sudah kalian bangun. Ketika brand image sudah ada, bisnis kalian tentu memiliki cerita tersendiri mengenai brand tersebut. 

Tanpa disadari, Pierre Cadault seorang designer terkenal sudah memiliki brand image sedemikian rupa dimata pasar. Coba bayangkan, jika dalam koper tersebut digambarkan dengan muka orang lain tanpa memiliki story behind the art, tentu pasar akan bertanya-tanya siapakah orang ini? Dan apa menariknya produk yang bergambar ini?

2. Pelotech doesn’t fit to France – Behavior

Belajar Bisnis Dari Emily in Paris Season 2!

Pelotech merupakan perusahaan dari US yang ingin memperluas pasar di Perancis. Meskipun mereka memiliki fitur yang luar biasa dan digemari pasar USA, Savoir agency merasa bahwa Pelotech tidak sesuai dengan pasar Perancis. Bersepeda di Paris merupakan salah satu hal yang essential yang sudah menjadi kebiasaan, membuat Pelotech tidak sesuai dengan Parisian Cycling Culture. “Just because it’s expensive, it doesn’t mean it’s luxury. I’m sorry, but it’s just not a fit for my office”

Nah Founders, kalian juga perlu memperhatikan lebih behavioural pasar bisnis kalian. Karena apa yang kalian lihat belum tentu cocok dengan pasarnya. Kalian harus mengulik target market kalian seperti apa, apakah sudah sesuai dengan produk dan bisnis kalian? Apalagi jika produk yang kalian miliki, merupakan produk dengan target market yang niche.

3. Argument in Les Deux Compère

Belajar Bisnis Dari Emily in Paris Season 2!
Gabriel merupakan pemilik restoran Les Deux Compère yang di invest oleh Antoine yang merupakan owner dari Maison Lavaux.

Pada malam pembukaan, sangat ramai dan ternyata dari awal sudah terdapat perseteruan konsep dimana Gabriel lebih menginginkan konsep Fine Dining, sedangkan Antonie lebih menginginkan tempat dengan nuansa Club, hingga adanya argumen dan pada akhirnya mereka setuju dengan konsep yang ditawarkan oleh Emily, dimana konsep restoran akan berubah setelah jam 11:00, dari Fine Dining menjadi Club. 

Tentu, argumen diperlukan apalagi dalam industri bisnis. Berargumen bukan berarti bertengkar tetapi justru bersikap transparan untuk bisa menyelaraskan pendapat dan meluruskan kesalahpahaman. 

Tips!

– Mengatasi masalah dengan segera
– Perlakukan satu sama lain dengan hormat
– Menahan diri dari penyebutan nama, tuduhan dan kemutlakan seperti “Kamu selalu” dan “Kamu tidak pernah.”
– Keep it private! Jangan berdebat di depan orang lain 
– Menjaga intonasi suara tetap tenang dan berusahalah untuk benar-benar mendengarkan sudut pandang orang lain
– Jangan biarkan berlarut-larut. Cobalah untuk menetapkan batas waktu dalam menyelesaikan masalah

Emily in Paris dapat menjadi salah satu referensi kalian dalam berbisnis, mulai dari ide, branding, hingga marketing yang dapat kalian terapkan dalam bisnis kalian! Good luck!

Tags: Concept agreementEmily in ParisEmily in Paris season 2Pelotech doesn’t fit to France – BehaviorPierre Cadault x Rimowa
Advertisement Banner Advertisement Banner Advertisement Banner
Previous Post

Apple Akan Meluncurkan Fitur Self-Service Repair!

Next Post

Proteksi Merek Bisnis Kamu!

Teman Startup

Teman Startup

Supporting SMEs by executing founder’s plan unto reality from every facet of the business.

Related Posts

Emily in Paris: Premium Brands Need Premium Marketing

Emily in Paris: Premium Brands Need Premium Marketing

by Teman Startup
December 27, 2021
0

Terlepas dari banyaknya croissant, wine, dan cast yang cantik, series Emily in Paris juga identik dengan premium dan luxury brand...

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Home
  • About Us
  • Our Services
Call us: +62 81808257071

© 2020 Teman Startup (PT. Teman Usaha Rintisan) - Your business resources & news. 

No Result
View All Result
  • Home
  • Articles
    • Branding
    • Business
    • Community
    • Finance
    • Legal
    • Marketing
    • Tax
    • Technology
  • About Us
  • TS Business
  • TS Club
  • Login
  • Sign Up
  • Cart

© 2020 Teman Startup (PT. Teman Usaha Rintisan) - Your business resources & news. 

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist