Terlepas dari banyaknya croissant, wine, dan cast yang cantik, series Emily in Paris juga identik dengan premium dan luxury brand nih Founders. Berikut ini terdapat beberapa poin tentang brand premium yang relevan dengan series Emily in Paris, yuk simak bersama!
Baca juga: Belajar Bisnis Dari Emily in Paris Season 2!
1. Premium Brands Need Premium Marketing
Premium brands biasanya membuat sesuatu yang luar biasa untuk membuat orang membicarakan brand mereka. Premium brand membutuhkan premium marketing dengan tujuan untuk membangun kepercayaan brand hingga mempromosikan kualitas produk.

2. Premium Brands Use Premium Pricing Strategy
Menaikkan harga dari harga pasaran rata-rata untuk menciptakan persepsi high quality goods dan timbul persepsi “ada harga ada rupa” dengan tujuan untuk menampilkan kualitas dan pengalaman yang terkait dengan suatu produk.
3. Premium Brands Aim Niche Market
Meskipun harganya mahal, mengapa orang masih membeli barang-barang tersebut?
1. Authenticity matters: Banyak produk yang jauh lebih murah dan tidak kalah dari segi kualitas, tetapi kenapa masih ada yang beli luxury brands?
2. Persepsi tentang harga yang lebih tinggi, kualitas yang lebih tinggi
3. Exclusivity factors: Seseorang menginginkan sesuatu yang tidak dimiliki sembarang orang
4. Esteem needs (Maslow Hierarchy of Needs) → self esteem, status, recognition, strength

Setiap orang memiliki keinginan untuk memenuhi kebutuhannya, satu per satu mulai dari tingkat paling bawah, dan naik ke langkah berikutnya ketika tingkat bawahnya telah terpenuhi.
So, these premium and luxury brands are the answer to their esteem needs.
