Dalam sebuah bisnis pastinya kita mau memiliki banyak customer. Makin banyak customer tentunya makin bagus. Tapi dengan bertambahnya jumlah customer tentunya tipe kepribadian dan sikap yang akan kita hadapi akan makin beragam.
Yang pastinya kita berharap customer selalu ramah-ramah ya Founders. Tapi bagaimana dengan customer yang memiliki sumbu emosi pendek dan gampang banget marah atau tersinggung?
Terkadang pihak dari kita sendiri tidak melakukan kesalahan, tapi justru kemarahan customer ini ditujukan ke kita. Kira-kira gimana ya menghadapi customer seperti ini? Berikut ada beberapa tips untuk menghadapi customer yang marah terhadap bisnis kalian:
1. Stay Calm
Penting nih buat Founders untuk tetap tenang dalam menghadapi customer yang marah. Terlepas dari siapa yang melakukan kesalahan, entah dari kalian atau customer, tetap jangan marah karena posisi kalian sebagai sebuah bisnis yang perlu mempertahankan reputasi dan bisa di judge sama banyak orang.
2. Simpati dan empati
Coba pahami perspektif dan cerita dari sisi sang customer. Kira-kira jika berada pada posisi customer, apa yang akan kalian lakukan.
3. Gunakan bahasa yang tepat
Pilihlah bahasa yang tepat dalam berbicara dengan customer seperti ini. Selalu utamakan hospitality terhadap customer, karena, sekali lagi, hospitality dan cara penanganan yang tenang dari bisnis kalian akan menjadi nilai plus yang sangat besar terhadap customer lain yang menyaksikan interaksi ini (entah secara langsung, pada kolom review, dan lainnya).
4. Dengarkan kemauan customer
Coba dengarkan kemauan customer dan berikan yang bisa diberikan selama masih masuk akal dan sesuai dengan policy perusahaan kalian.
5. Berikan Solusi
Berikan sebuah solusi dimana kedua pihak bisa merasakan win-win solution, sekali lagi selalu sesuaikan dengan policy perusahaan.
Dengan menangani customer seperti ini, dijamin bisnis kalian akan dilihat sebagai sebuah bisnis yang profesional Founders!
Baca juga: Pentingnya Company Slogan untuk Brand!


