Teman Startup Logo
  • Login
  • Register
  • Account
  • Logout
  • Home
  • Articles
    • Branding
    • Business
    • Community
    • Finance
    • Legal
    • Marketing
    • Tax
    • Technology
  • About Us
  • TS Business
  • TS Club
No Result
View All Result
Teman Startup Logo
  • Home
  • Articles
    • Branding
    • Business
    • Community
    • Finance
    • Legal
    • Marketing
    • Tax
    • Technology
  • About Us
  • TS Business
  • TS Club
No Result
View All Result
Teman Startup Logo

Social Entrepreneurship, Untung Gak Sih?

by Teman Startup
November 20, 2021
in Business
Reading Time: 2 min
0
Home Business
Share on FacebookShare on Twitter

Model bisnis yang semakin banyak jenisnya salah satunya yaitu model bisnis social enterprise untuk menangani masalah sosial dan lingkungan, ditambah meningkatnya kepedulian akan sesama yang membutuhkan. Namun dibalik itu semua, apakah social entrepreneurship menghasilkan keuntungan?

Social entrepreneur 

Social entrepreneur merupakan orang yang memiliki inovasi baru dan memiliki potensi untuk memecahkan permasalahan berbasiskan masyarakat yang biasanya menghasilkan produk yang ramah lingkungan, melayani komunitas yang kurang beruntung, atau fokus pada philanthropic activities untuk mengatasi kebutuhan sosial. 

Contoh!

TOMS Shoes: The Buy-one-give-one Social Enterprise Business Model

Social Entrepreneurship, Untung Gak Sih?Setiap kali konsumen membeli satu pasang sepatu, TOMS Shoes akan menyumbangkan satu pasang sepatu. 

Social Enterprise bukan lembaga amal!

Social Entrepreneurship tidak berarti berbagi produk/ jasa secara cuma-cuma lho Founders!

1. Dapat dikategorikan sebagai social entrepreneurship jika ada proses transaksi jual-beli

2. Mendapatkan keuntungan adalah cara untuk mencapai visi, bukan tujuan utama

3. Laba yang dihasilkan akan diputar kembali untuk visi dan misi awal (masalah sosial)

4. Lembaga amal yang hanya mengandalkan donasi atau sumbangan semata biasanya tidak dianggap sebagai social entrepreneurship

Lalu, apa perbedaan Social Enterprise dengan Non-Governmental Organization (NGO)?

Jika dilihat melalui sumber pendapatan, Social Enterprise mendapatkan dana dari bisnis atau penjualan. Sedangkan NGO cenderung memperoleh dana dari donasi atau bantuan. 

Kebayang kan Founders? Model bisnis juga memiliki perhitungan tersendiri dan jangan samakan social enterprise dengan lembaga amal tetapi coba tiru dari campaign kebaikannya! 

Baca juga: ‘Wow Factor’ dalam Bisnis, Apa Artinya?

Tags: NGONon-Governmental OrganizationSocial EnterpriseSocial entrepreneursocial entrepreneurship
Advertisement Banner Advertisement Banner Advertisement Banner
Previous Post

Solusi Konten Menarik Tapi Sales Tidak Naik!

Next Post

Ayo Kontrol Overhead Cost Bisnis Kamu!

Teman Startup

Teman Startup

Supporting SMEs by executing founder’s plan unto reality from every facet of the business.

Related Posts

Synchron, Startup Alat Kendali Otak Dapat Dukungan CEO Amazon dan Pendiri Microsoft

Sunyi Coffee Barito: Cabang ke-4 dari Cafe Ramah Disabilitas!

by Teman Startup
March 7, 2023
0

Founders, sudah pernah dengar cafe yang ramah disabilitas? Salah satunya adalah Sunyi Coffee. Sunyi Coffee ini memiliki konsep cafe rumahan...

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Home
  • About Us
  • Our Services
Call us: +62 81808257071

© 2020 Teman Startup (PT. Teman Usaha Rintisan) - Your business resources & news. 

No Result
View All Result
  • Home
  • Articles
    • Branding
    • Business
    • Community
    • Finance
    • Legal
    • Marketing
    • Tax
    • Technology
  • About Us
  • TS Business
  • TS Club
  • Login
  • Sign Up
  • Cart

© 2020 Teman Startup (PT. Teman Usaha Rintisan) - Your business resources & news. 

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist