Dalam memulai suatu bisnis atau usaha, tentunya kita tidak bisa serta merta langsung memutuskan untuk mulai. Terlepas dari ukuran atau skala bisnis yang mau dimulai, tetap saja tidak boleh gegabah.
Diperlukan sebuah riset untuk memahami tentang bisnis kalian. Mulai dari target pasar, packaging, konsumen, pesaing dan seterusnya. Tapi bagaimana dan apa yang harus dilakukan untuk bisa mencapai sebuah hasil riset yang bagus? Dan tentunya dapat dikonversi menjadi sebuah produk yang berhasil.
Berikut ada beberapa riset yang dapat kalian terapkan pada bisnis kalian:
1. Riset Primer
Mengumpulkan data secara langsung dari sumbernya. Ada beberapa cara:
– Observasi
Riset yang paling sederhana, yaitu dengan memperhatikan tren yang ada, karakteristik target konsumen dan apa yang sedang “viral”
– FGD (Focus Group Discussion)
Kumpulkan sekelompok target market dan berikan pertanyaan yang perlu ditanyakan. Tujuannya adalah untuk mendapatkan insight yang mendalam.
– Wawancara
Coba wawancara dengan orang yang sudah ahli pada bidang/industri yang kalian pilih. Jadi kalian bisa lebih memahami seluk beluk dunia industri tersebut
2. Riset Sekunder
Riset sekunder ini berarti kalian tidak perlu mengumpulkan data dari lapangan secara langsung. Kalian dapat mencari-cari data yang telah ada di internet, seperti jurnal dan berita. Kemudian coba buat keputusan berdasarkan data tersebut. Tentunya data yang kalian gunakan harus data yang valid ya.
Buat Founders yang masih belum riset, bisa pilih metode yang paling cocok sama bisnis kalian ya! Oh iya, kalau Founders ngerasa kebantu sama artikel ini, kalian bisa banget mampir ke website TSA. Di sana banyak banget ebook-ebook yang tentunya lebih lengkap yang isinya ilmu-ilmu daging kayak tips yang barusan dibagiin.
Baca Juga: Another P’s of Marketing Mix


